(SURABAYA—MAN Kota Surabaya) Dalam rangka menyambut pelaksanaan ujian Tes Kemampuan Akademik (TKA), MAN Kota Surabaya menggelar kegiatan Istighosah dan Doa Bersama untuk seluruh siswa kelas XII pada hari Jum’at, 23 Oktober 2026. Acara ini dilakukan oleh seluruh siswa MAN Kota Surabaya bersama bapak/ibu guru yang bertempat di Masjid Kanzul Hikmah mulai pukul 06.45 WIB.

Acara diawali dengan pembukaan dari Bapak Muhammad Suwar, M.Pd, selaku Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan. Selanjutnya, prosesi istighosah yang dipimpin oleh Ustadz Muhammad Iqbal Zamzami, S.Pd. Dalam pengantar doanya, beliau menyampaikan harapan besar agar para siswa diberikan kemudahan saat mengerjakan ujian.

“Kita khususkan doa ini untuk anak-anak kelas 12 yang sebentar lagi akan menghadapi TKA. Semoga diberikan kemudahan, kelancaran, serta hasil yang maksimal sebagai modal untuk menggapai perguruan tinggi negeri impian,” tutur Ustadz Iqbal. Harapan tersebut serentak diaminkan oleh seluruh jemaah.

(Istighosah dan Doa Bersama untuk Kelancaran TKA Siswa-siswi Kelas XII)

Di akhir sesi doa bersama, Bapak Moh. Ali Mudzakkir, S.Pd.I., mewakili angkatan kelas XII, menyampaikan ungkapan ketulusan dan permohonan maaf kepada adik-adik kelas X dan XI. Beliau berharap hubungan silaturahmi (hablum minannas) tetap terjaga dengan baik sehingga doa yang dipanjatkan dapat terkabul tanpa ada penghalang. Beliau juga mengajak seluruh siswa untuk rutin menghadiahkan surah Al-Fatihah setiap selesai salat demi kesuksesan para kakak kelas.

Tak ketinggalan, Ibu Della selaku guru matematika MAN Kota Surabaya, turut memberikan pesan dan motivasi kepada siswa kelas XII. “TKA ini memang bukan penentu kelulusan, tapi ini adalah salah satu penentu kalian untuk masuk perguruan tinggi negeri. Jadi jangan disepelekan, jangan dianggap remeh, jangan dianggap enteng. Tetap harus diperjuangkan karena ini adalah salah satu bagian proses perjalanan untuk mencapai kesuksesan,” pesan Ibu Della.

Tidak hanya fokus pada persiapan ujian, kegiatan hari ini juga diwarnai dengan pesan kepedulian terhadap fenomena alam. Dalam sambutannya, Bapak Muhammad Suwar, M.Pd., mengangkat isu kebakaran hutan dan musim kemarau panjang yang melanda di berbagai wilayah di Indonesia, mulai dari Kalimantan, Sumatra, hingga daerah terdekat seperti Lamongan dan Gresik.

(Pelaksanaan Shalat Istiqo’ di Lapangan MAN Kota Surabaya)

Kondisi kabut asap dan krisis air bersih tersebut menjadi pengingat pentingnya ikhtiar bersama. Menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Gubernur Jawa Timur, MAN Kota Surabaya juga menjadwalkan pelaksanaan Salat Istisqa’ (salat sunnah memohon hujan) berjamaah di lapangan sekolah seusai Salat Jum’at.

Kegiatan ini sekaligus menjadi pengalaman belajar berharga bagi para siswa untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT saat menghadapi ujian kekeringan. Ditambah lagi, ini juga menjadi bentuk usaha bersama dalam memohon turunnya rahmat hujan.

Lewat perpaduan doa, usaha, dan kepedulian sosial ini, keluarga besar MAN Kota Surabaya berharap seluruh rangkaian Ujian TKA kelas XII dapat berjalan lancar serta kondisi cuaca segera membaik.

Penulis: Zalfaa (Tim Jurnalistik MAN Kota Surabaya)

Reportase: Ayu Putri, Zahrotul (Tim Jurnalistik MAN Kota Surabaya)

Dokumentasi: Syifa, Wardah (Tim Jurnalistik MAN Kota Surabaya)

Editor: Tim Jurnalistik MAN Kota Surabaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *