(Surabaya – MAN Kota Surabaya) Sebanyak 32 orang Tim Satpas Colombo Polrestabes Surabaya hadir di MAN Kota Surabaya, pada Rabu ( 4/11/2026). Kehadiran mereka berkaitan dengan program pelayanan SIM bersama masyarakat, khususnya siswa siswi MAN Kota Surabaya. Kegiatan ini dalam rangka Operasi Patuh Semeru. Acara berlangsung di depan aula besar dan halaman depan madrasah pada pukul 08.00 WIB tepat. Ada 21 orang siswa siswa-siswi kelas XII yang melakukan prosesi kegiatan pembuatan SIM. Ada juga beberapa warga sekitar kecamatan sekitar yang ingin membuat maupun memperpanjang SIM.

Para prosesi tersebut, siswa-siswi kelas XII yang ingin membuat SIM diwajibkan melakukan verifikasi dan pendataan terlebih dahulu. Selanjutnya, peserta mengikuti tes kesehatan yang meliputi pemeriksaan penglihatan, pendengaran, dan respon anggota gerak, serta tes psikologi untuk mengukur konsentrasi, kecermatan, stabilitas emosi, dan pengendalian diri.

(Proses Tes Kesehatan)

Sebelum mengikuti ujian praktik berkendara, para peserta terlebih dahulu mendapatkan arahan dan pembinaan dari jajaran kepolisian Satpas Colombo mengenai keselamatan serta kedisiplinan berlalu lintas. Petugas juga memberikan edukasi mengenai peraturan lalu lintas serta pentingnya menggunakan perlengkapan keselamatan saat berkendara.

Setelah mendapatkan arahan, peserta yang telah memenuhi persyaratan dapat melanjutkan ke tahap ujian praktik berkendara. Para peserta mengikuti tes mengendarai sepeda motor satu per satu sesuai jalur yang telah disediakan oleh pihak Polrestabes Surabaya. Dalam tahap ini, kemampuan peserta dalam mengendalikan kendaraan dan menjaga keseimbangan menjadi bagian dari penilaian.

Salah satu siswa kelas XII yang mengikuti program tersebut, Wahyu Dhuha, siswa kelas XII A, menyampaikan tanggapannya mengenai pelayanan SIM yang diselenggarakan di lingkungan Madrasah.

“Alhamdulillah, saya sebagai siswa sangat berterima kasih kepada bapak polisi yang sudah menyelenggarakan kegiatan ini. Karena sebagai siswa madrasah, kami juga diberi edukasi terkait tata cara berkendara yang sesuai dengan peraturan lalu lintas.” ujar Wahyu Dhuha.

(Tes Mengendarai Motor Sesuai Aturan)

Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan mampu menjadi pengendara yang lebih bertanggung jawab dan memahami pentingnya keselamatan berlalu lintas. Program tersebut juga menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas.

Sementara itu, Ibu Wiwin Siswinarni, waka Humas, menanggapi hal positif terhadap pelaksanaan kegiatan ini. Menurutnya, kegiatan ini prosesi pembuatan SIM di MAN Kota Surabaya merupakan hal yang sangat positif. Hal ini akan menjadi pengalaman bermakna bagi anak-anak.

”Program pembuatan SIM bersama masyarakat ini merupakan kegiatan yang sangat positif dan bermanfaat. Kegiatan ini mendapat antusiasme yang luar biasa dari siswa. Kegiatan ini juga bisa meningkatkan kesadaran akan pentingnya tertib berlalu lintas, keselamatan berkendaraan dan kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas. Semoga kegiatan ini dapat terus berlanjut dan menjadi bentuk nyata sinergi antara madrasah dan kepolisian. Hal ini juga menjadi realisasi peran Polri sebagai bentuk pelayanan serta edukasi kepada masyarakat, khususnya siswa MAN Kota Surabaya,” katanya.

Penulis : Rufaida Rumfa

Foto : Faza, Moh Harit Atta

Editor : Tim Jurnalistik MAN Kota Surabaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *