Surabaya — MAN Kota Surabaya menggelar English Festival Program Guru Transformasional Kota Surabaya 2026 pada Kamis, 16 April 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kopetensi guru mata Pelajaran Bahasa Inggris pada Tingkat MTs dan MA wilayah Surabaya-Sidoarjo dalam menyelenggarakan pembelajaran Bahasa Inggris yang menanamkan nilai-nilai agama yang rahmatul lil alamin secara efektif melalui beragam strategi dan inovatif yang menyenangkan.
Program ini melibatkan 20 guru yang berasal dari 13 MTs dan 6 MA yaitu MTsN 1 Kota Surabaya, MTsN 2 Kota Surabaya, MTsN 3 Kota Surabaya, MTsN 4 Kota Surabaya, MTs Nurul Islam, MTs Alif Lam Mim, MTs Darul Tauhid, MTs Sunan Kalijaga, MTs Sabilillah, MTs Jawaarihul Ulum, MTsN 2 Sidoarjo, MTsN 3 Sidoarjo, dan MTs Taswirul Afkar.
English Festival yang diselenggarakan di MAN Kota Surabaya mengusung semangat “Speak with Passion, Lead with Action, Shine On”. Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Madrasah. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan doa yang dipimpin oleh Wakil Kepala MAN Kota Surabaya, Muhammad Suwar, M.Pd., dengan harapan seluruh rangkaian acara dapat berjalan lancar.
Panitia kemudian menyampaikan tujuan serta rangkaian kegiatan. Dalam pemaparannya dijelaskan bahwa Program Transformasional Guru Kota Surabaya telah dilaksanakan selama kurang lebih 8 bulan, dimulai dari tahap perencanaan pada September 2025. Program ini mencakup empat kegiatan pelatihan yang bertujuan meningkatkan kompetensi bahasa Inggris guru unggulan. Mayoritas peserta yang awalnya berada pada level A2 berhasil meningkat ke level B1 (berdasarkan CEFR). Selain itu, para guru juga semakin berani mencoba strategi pembelajaran baru di kelas yang diharapkan berdampak positif terhadap kualitas pembelajaran siswa.

Kegiatan dilanjutkan dengan sambutan Kepala Madrasah, Drs. Fathorrakhman, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas kehadiran para tamu undangan.
“Saya mengucapkan terima kasih atas kehadirannya di MAN Kota Surabaya. Kami sangat terbuka dan senang menjadi tuan rumah kegiatan seperti ini, serta menerima kritik yang membangun demi kemajuan madrasah,” ujarnya.
Sambutan berikutnya sekaligus pembukaan acara disampaikan oleh Kepala Tim Bidang Pendidikan Madrasah, Dr. Najid Kuswanto, M.Si. Dalam pesannya, ia memberikan motivasi kepada peserta.
“Barang siapa yang ingin sukses di dunia dan akhirat, maka nikmatilah setiap proses dalam menuntut ilmu,” tuturnya.
Setelah pembukaan, peserta diajak mengunjungi pameran (exhibition) yang diikuti oleh berbagai MTs dan MA. Setiap stan menampilkan permainan edukatif berbasis bahasa Inggris yang interaktif, sejalan dengan semangat Speak with Passion dan Lead with Action yang diusung dalam kegiatan ini.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan berbagai lomba, antara lain spelling bee, school feud, dan news anchor untuk kategori MTs dan MA. Seluruh rangkaian lomba menjadi wadah bagi peserta untuk menunjukkan kemampuan sekaligus “shine on” atau bersinar melalui potensi terbaik mereka.
Usai pelaksanaan lomba, acara dihentikan sementara untuk istirahat, salat, dan makan (ISHOMA). Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari perwakilan PT Pegadaian (Persero) serta perwakilan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Dr. Sugiyo, M.Pd.

Dalam sambutannya, Dr. Sugiyo menekankan pentingnya konsistensi dalam belajar bahasa Inggris. “Bahasa Inggris itu seperti tahfidz, harus selalu digunakan, dipraktikkan, dan diamalkan,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa kunci keberhasilan berbahasa Inggris terletak pada diri sendiri dengan dukungan dari para guru.
Rangkaian acara ditutup dengan penyerahan plakat antara pihak PT Pegadaian (Persero) dan Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur. Selain itu, diumumkan pula peserta dengan perkembangan terbaik selama program berlangsung serta para pemenang lomba. Untuk tingkat MTs, juara 1 diraih oleh MTsN 1 Kota Surabaya dan juara 2 oleh MTsN 3 Kota Surabaya. Sementara pada tingkat MA, juara 1 diraih oleh MAN Kota Surabaya dan juara 2 oleh MAN Sidoarjo.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat “Speak with Passion, Lead with Action, Shine On” dapat terus tertanam dalam diri guru dan siswa madrasah, sehingga mampu meningkatkan kompetensi bahasa Inggris sekaligus menciptakan pembelajaran yang lebih inovatif di masa mendatang.
Kepenulisan: Dinda (Tim Jurnalistik MAN Kota Surabaya)
Reportase: Ayu Putri, Safina Maulia (Tim Jurnalistik MAN Kota Surabaya)
Dokumentasi: Farida, Nasywa (Tim Jurnalistik MAN Kota Surabaya)
Editor: Tim Jurnalistik MAN Kota Surabaya
