(SURABAYA—MAN Kota Surabaya) OSIS MAN Kota Surabaya menggelar Debat Kandidat Calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS Periode 2026–2027 pada Jumat, 18 September 2026 di aula utama MAN Kota Surabaya. Kegiatan ini dihadiri oleh ketua kelas dan sekretaris, ketua ekstrakurikuler, para guru, waka, serta seluruh anggota OSIS. Debat kandidat menjadi salah satu rangkaian pemilihan Ketua OSIS setelah sebelumnya melalui tahap fit and proper test bakal calon dan kampanye.

Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Madrasah. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan Kepala MAN Kota Surabaya, Drs. Fathorrakhman, M.Pd.

“Dengan diadakannya debat kandidat ini, kalian bisa mengetahui dan mempertimbangkan setiap visi dan misi, serta program kerja setiap calon ketua dan wakil ketua OSIS periode 2026–2027,” ujar Bapak Fathorrakhman.

Sambutan oleh Kepala MAN Kota Surabaya, Drs. Fathorrakhman, M.Pd.

Sesi debat dibuka oleh Bapak Umar Faruq selaku pembina OSIS MAN Kota Surabaya. Pembukaan tersebut menandai dimulainya penyampaian orasi dari dua pasangan calon yang terpilih. Masing-masing pasangan calon memaparkan visi, misi, dan program kerja yang akan mereka jalankan untuk madrasah ke depannya.

Rangkaian debat dilanjutkan dengan sesi tanya jawab bersama siswa. Peserta diberikan kesempatan untuk menuliskan pertanyaan seputar visi, misi, dan program kerja pasangan calon pada secarik kertas. Pertanyaan tersebut kemudian dikumpulkan ke dalam kotak yang nantinya akan diambil dua pertanyaan setiap angkatan dan ketua ekstrakurikuler secara acak. Para penanya juga diberikan dua kesempatan untuk menyampaikan sanggahan atau umpan balik.

Setelah sesi tanya jawab bersama siswa, kegiatan dilanjutkan dengan sesi pertanyaan dari perwakilan guru, yaitu Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Ibu Enni Subchandini, S.Pd., tim tata tertib, Ibu Aliyah, serta Wakil Kepala Madrasah Bidang Humas, Ibu Wiwin Siswinarni, S.Pd., M.Pd. Pertanyaan yang diajukan membahas pandangan pasangan calon mengenai kebutuhan organisasi, aspirasi siswa, serta pengembangan kegiatan di lingkungan madrasah.

Sesi Tanya Jawab oleh Para Guru dan Waka.

“Bagaimanapun ke depannya, paslon yang akan menjadi ketua dan wakil ketua OSIS periode selanjutnya harus bisa menjadi panutan akhlak untuk siswa lainnya. Begitu pun jika telah lepas dari jabatan, mereka tetap harus menaati peraturan ketertiban yang ada di madrasah,” pesan Ibu Aliyah kepada para pasangan calon dan siswa lainnya.

Melalui sesi tanya jawab, para siswa dan pihak madrasah memperoleh gambaran mengenai gagasan serta komitmen masing-masing pasangan calon dalam menjalankan tanggung jawab kepemimpinan OSIS. Debat ini juga menjadi ruang bagi para calon untuk menjelaskan rencana kerja dan cara mereka merespons berbagai persoalan yang mungkin dihadapi dalam organisasi.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Bapak Afif, dilanjutkan dengan menyanyikan Mars MAN dan lagu Padamu Negeri. Pelaksanaan debat kandidat diharapkan dapat membantu siswa mengenal lebih jauh calon pemimpin OSIS sebelum menentukan pilihan dalam Pemilos MAN Kota Surabaya.

Penulis: Adinda Bilqis (Tim Jurnalistik MAN Kota Surabaya)

Reportase: Zaskia Eka (Tim Jurnalistik MAN Kota Surabaya)

Dokumentasi: Farida (Tim Jurnalistik MAN Kota Surabaya)

Editor: Tim Jurnalistik MAN Kota Surabaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *