‎‎(Surabaya—MAN Kota Surabaya) Pada Kamis-Jumat, 13-14 Agustus 2026, MAN Kota Surabaya melaksanakan berbagai lomba di lapangan MAN Kota Surabaya. Kegiatan ini dimulai pukul 07.30 WIB hingga seluruh rangkaian lomba selesai dan diikuti oleh siswa-siswi kelas XI dan XII.‎‎

Para siswa mengikuti setiap perlombaan dengan penuh semangat dan antusias. Suasana lapangan terlihat meriah karena para peserta saling berkompetisi dan memberikan kemampuan terbaiknya. Meskipun berlangsung sederhana, kegiatan lomba ini tetap berlangsung dengan seru dan penuh semangat.

‎‎OSIS MAN Kota Surabaya mengadakan lima jenis perlombaan, yaitu Handball, Survivor Ball, Waterball, Tambang Emas, dan Pancing Mania. Setiap lomba memiliki aturan dan cara bermain yang berbeda sehingga perlombaan menjadi semakin seru dan menarik.

‎‎Lomba Handball harus diikuti oleh enam peserta dari setiap kelas, yaitu tiga siswa putri dan tiga siswa putra. Permainan ini dilakukan mirip seperti futsal, tetapi para peserta menggunakan tangan untuk memainkan bola.

(Lomba Handball)

‎‎Selanjutnya, Survivor Ball terdiri dari empat peserta, yaitu dua siswa putri dan dua siswa putra. Permainan dilakukan dengan cara menggelindingkan bola melalui pipa kecil yang dipegang setiap peserta. Setelah bola berhasil disalurkan, peserta melanjutkan permainan dengan memberikan pipa yang berada di bawahnya kepada peserta berikutnya hingga bola mencapai tujuan.‎‎

Lomba Waterball juga terdiri dari empat peserta, yaitu dua siswa putri dan dua siswa putra. Peserta harus meniup bola dari gelas awal yang berisi air hingga sampai ke gelas terakhir. Lomba ini membutuhkan kerja sama dan ketelitian dari setiap anggota tim.‎‎

Kemudian, terdapat lomba Tambang Emas yang diikuti oleh lima peserta putri. Empat peserta bertugas mengangkat menggunakan sarung, sementara satu peserta berada di tengah sarung dengan wajah ditutup menggunakan corong. Kekompakan dan kerja sama menjadi hal penting dalam perlombaan ini.

(Lomba Tambang Emas)

‎‎Terakhir, Pancing Mania dimainkan oleh satu peserta putra. Peserta harus menggunakan tali untuk mengaitkan dan mengambil gelas yang telah ditali dari pos pertama hingga menuju pos kedua. Perlombaan ini membutuhkan ketelitian, keseimbangan, dan kecepatan agar dapat menyelesaikan tantangan dengan baik.‎‎

“Menurut saya lombanya lumayan seru dan menyenangkan. Walaupun masih ada beberapa hal yang bisa ditingkatkan, saya berharap lomba-lomba berikutnya bisa dibuat lebih seru dan menarik lagi,” ucap Zizi, siswi kelas XI-H.

Tak hanya dengan perlombaan, MAN Kota Surabaya juga mengadakan senam pagi yang diikuti oleh seluruh siswa dan guru MAN Kota Surabaya pada Jumat, 14 Agustus 2026 sebelum dilanjutkannya semi-final dan final dari lomba agustusan.

(Senam Pagi bersama Siswa-siswi dan Guru MAN Kota Surabaya)

‎‎”Persiapan panitia cukup baik karena kita sudah mempersiapkannya dari hari-hari sebelumnya. Jadi, di hari-H peserta bisa menikmati acara dengan seru, menarik, dan tetap menjaga kekompakan kelas. Harapan saya, semoga acara 17 Agustus di tahun berikutnya bisa lebih meriah, lebih seru, dan lebih kreatif lagi, ” ucap Maya, ketua pelaksana. ‎‎

Kegiatan perlombaan dalam memperingati hari kemerdekaan Indonesia berjalan dengan lancar dan disambut hangat oleh para siswa. Berbagai lomba baru dan kekinian melatih kerjasama serta kekompakan setiap kelas mulai dari babak penyisihan hingga final. Perlombaan ini tidak hanya tentang kemenangan, tetapi juga rasa nasionalisme dan solidaritas antara masyarakat Indonesia.

Kepenulisan: Laras (Tim Jurnalistik MAN Kota Surabaya)

Reportase: Andine, Ayu (Tim Jurnalistik MAN Kota Surabaya)

Dokumentasi: Azka, Iqbal (Tim Jurnalistik MAN Kota Surabaya)

Editor: Tim Jurnalistik MAN Kota Surabaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *