(Surabaya – MAN Kota Surabaya) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kesehatan dan pemenuhan gizi peserta didik di Indonesia. Melalui program ini, siswa diharapkan dapat memperoleh asupan makanan yang sehat dan bergizi guna menunjang konsentrasi belajar, pertumbuhan, serta semangat dalam menjalani kegiatan di sekolah. Kehadiran program MBG juga menunjukkan perhatian pemerintah terhadap kualitas kesehatan generasi muda sebagai penerus bangsa.
Sejalan dengan pelaksanaan program tersebut, suasana berbeda tampak di MAN Kota Surabaya pada Kamis, 7 Mei 2026. Sejak pagi, siswa dan guru terlihat antusias menyambut kedatangan Anggota Komisi IX DPR RI, Dra. Lucy Kurniasari dalam rangka peninjauan dan sosialisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah dijalankan pemerintah. Kunjungan ini menjadi momen penting karena para siswa dapat melihat secara langsung perhatian pemerintah terhadap kesehatan dan pemenuhan gizi pelajar di lingkungan sekolah.
Dalam kegiatan tersebut, Dra. Lucy Kurniasari meninjau secara langsung pelaksanaan program MBG sekaligus berdialog bersama siswa mengenai pelayanan dan manfaat makanan bergizi gratis. Suasana semakin hangat ketika beliau mengajukan pertanyaan kepada para siswa, “Siapa di sini yang suka makan sayur?” Pertanyaan tersebut langsung disambut antusias oleh siswa yang mengangkat tangan dan menjawab bersama-sama. Melalui dialog tersebut, beliau juga mengingatkan pentingnya membiasakan pola makan sehat dengan mengonsumsi sayur demi menjaga kesehatan dan memenuhi kebutuhan gizi tubuh.

Dra. Lucy Kurniasari menjelaskan bahwa pemerintah terus berupaya memastikan kualitas makanan dalam program MBG tetap sehat, bergizi, dan aman bagi siswa.
“Didirikannya SPPG di berbagai daerah di Indonesia agar pemerataan gizi melalui program MBG bisa berjalan dengan baik,” jelasnya.
Namun, beliau juga mengungkapkan bahwa pelaksanaan program MBG masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama dalam menjaga kualitas makanan di setiap daerah. Menurutnya, masih terdapat beberapa wilayah yang kualitas makanan dari SPPG belum maksimal sehingga kebutuhan gizi siswa belum sepenuhnya terakomodasi dengan baik.
“Di beberapa tempat, kualitas gizinya masih perlu ditingkatkan agar manfaat MBG benar-benar bisa dirasakan secara maksimal oleh para siswa,” ujarnya.
Melalui program MBG, Dra. Lucy Kurniasari berharap kualitas makanan bergizi gratis di sekolah dapat terus ditingkatkan sehingga mampu menyajikan komposisi gizi terbaik bagi para siswa.

“Jika kualitas MBG terpenuhi, insyaallah kita bisa menghasilkan anak-anak yang unggul dan berkualitas untuk bersaing menuju Indonesia Emas 2045,” tuturnya.
Kunjungan ini pun menjadi pengalaman berharga bagi siswa MAN Kota Surabaya karena tidak hanya memberikan wawasan mengenai pentingnya gizi, tetapi juga memperlihatkan secara langsung perhatian pemerintah terhadap kesehatan dan masa depan generasi muda Indonesia.
Kepenulisan: Shaffa (Tim Jurnalistik MAN Kota Surabaya)
Reportase: Ajilah (Tim Jurnalistik MAN Kota Surabaya)
Dokumentasi: Fairuz (Tim Jurnalistik MAN Kota Surabaya)
Editor: Tim Jurnalistik MAN Kota Surabaya
