(Mojokerto—Pondok Indah Claket) Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) Lapangan sukses digelar pada 11-13 September 2026 di Pondok Indah Claket, Mojokerto. Acara yang diikuti oleh seluruh calon anggota OSIS dan panitia ini bertujuan untuk membentuk karakter, mempererat solidaritas, dan mengasah keterampilan kepemimpinan generasi penerus OSIS periode 2026/2027.
Kegiatan dibuka pada Jumat, 11 September dengan upacara pembukaan di Aula MAN Kota Surabaya yang dipimpin oleh Bapak Suwar, S.Pd., M.Pd. Seluruh peserta dan panitia kemudian bertolak menuju lokasi acara di Mojokerto, yang ditempuh dalam waktu sekitar dua jam.
Setelah makan siang dan salat berjamaah, peserta diajarkan materi tentang Dinamika Kelompok oleh Bapak Muhammad Afif Farichin, M.Pd.I., yang kemudian dilanjutkan dengan praktik langsung di lapangan bersama Ibu Nur Aliyah, S.Pd.I. Sesi berikutnya membahas Komunikasi Organisasi bersama Bapak Moh. Alie Mudzakkir, S.Pd.I.

Malam harinya diisi dengan sesi pengarahan dari Kepala Madrasah, Bapak Drs. H. Fathorrakhman, M.Pd., serta materi tentang Tata Krama dan Akhlakul Kharimah oleh Ibu Nur Aliyah, S.Pd.I., dan tema Sifat Wajib bagi Pemimpin Muslim oleh Bapak Umar Faruq, S.Ag., M.Pd.
Menjelang dini hari, tepatnya pukul 01.30, seluruh peserta dibangunkan untuk Renungan Malam yang dipandu oleh para guru dan anggota OSIS. Sesi ini dilanjutkan dengan Qiamullail, salat malam, zikir bersama, salat Subuh berjamaah, dan kultum oleh Bapak Umar Faruq.
Setelah senam pagi dan sarapan, peserta diajak merasakan keseruan Safari Outbound Game. Kegiatan yang dirancang untuk melatih kerja sama tim ini melibatkan berbagai pos dengan tantangan berbeda.
“Games ini melatih para peserta untuk mengambil keputusan, dan mengasah kedisiplinan secara langsung. Pengalaman lelah bersama di lapangan inilah yang nantinya membentuk daya tahan dan fondasi bonding yang kuat untuk menghadapi dinamika kepengurusan ke depannya,” ucap Feima, panitia LDKS.
Sesi siang hari kembali mendalami materi, kali ini fokus pada teamwork/team building dan permainan menarik. Puncak acara hari kedua adalah malam inagurasi, di mana setiap tim menampilkan kreasi terbaik mereka, diikuti penampilan panitia OSIS dan pemutaran video kenangan periode sebelumnya. Kegiatan ditutup dengan malam keakraban untuk mempererat hubungan antar anggota.

“Semoga periode ini bisa berjalan jauh lebih solid dan tidak ada lagi sekat antar divisi maupun antar angkatan. Semoga program kerja yang nantinya disusun membawa dampak nyata dan menjawab kebutuhan siswa,” harap Feima.
Hari terakhir, 13 September, diawali dengan Qiamullail, salat Subuh, dan kultum oleh bapak Muhammad Suwar. Setelah stretching dan hiking pagi, peserta mengikuti materi problem solving yang disampaikan oleh bapak Alie, dilanjutkan dengan simulasi game problem solving oleh bapak Afif.
Waktu bebas untuk berenang dan foto bersama dimanfaatkan peserta sebelum acara makan mie bersama dan penutupan LDKS Lapangan. Momen terakhir diisi dengan pengumuman kategori terbaik, seperti penampilan pensi, yel-yel, jargon, dan peserta terfavorit. Rangkaian acara diakhiri dengan kepulangan peserta dan panitia kembali ke Surabaya dengan membawa kenangan berharga.
Penulis: Almira Rahma (Tim Jurnalistik MAN Kota Surabaya)
Reportase: Adinda Bilqis (Tim Jurnalistik MAN Kota Surabaya)
Dokumentasi: OSIS MAN Kota Surabaya
Editor: Tim Jurnalistik MAN Kota Surabaya
