Surabaya — Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Surabaya menggelar acara Haflah Akhirussanah Program Tahfidz Tahun Ajaran 2025/2026.Pada Jumat, 22 Mei 2026. Kegiatan yang berlangsung di aula madrasah ini diikuti oleh para santri wisudawan, orang tua, dewan guru, serta jajaran undangan. Sebanyak 11 santri yang terdiri dari khotimin dan khotimat resmi diwisuda sebagai penghafal Al-Qur’an. Suasana haru sekaligus bahagia menyelimuti sepanjang acara.
Acara diawali dengan prosesi masuknya para wisudawan/i ke dalam aula. Mereka berjalan dengan khidmat mengenakan pakaian yang selaras, diiringi alunan musik sholawat dari Tim Banjari. Suasana semakin syahdu saat para orang tua berdiri memberi salam dan tepuk tangan menyambut putra-putri mereka yang akan diwisuda. Haru dan bangga bercampur menjadi satu di wajah para orang tua.Setelah para wisudawan duduk dengan tertib, acara resmi dibuka dengan sesi sambutan, Drs. H. Fathorrakhman, M.Pd. , Kepala MAN Kota Surabaya, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang mendalam kepada para wisudawati dan wisudawan.
“Hari ini adalah hari yang sangat membanggakan. Saya mengapresiasi setinggi-tingginya atas prestasi dan semangat luar biasa yang telah kalian tunjukkan dalam menghafal Al-Qur’an di tengah kesibukan akademik. Kalian telah membuktikan bahwa generasi muda mampu menjadi penghafal Al-Qur’an tanpa meninggalkan kewajiban belajar. Hafalan ini adalah amanah yang harus kalian jaga, ” ujarnya.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Drs. H. Wahyudi Setiyono, M.Pd., Ketua Komite MAN Kota Surabaya. Beliau juga mengucapkan rasa bangga dan apresiasi kepada seluruh wisudawan dan wisudawati.
“Kami bangga melihat semangat dan kegigihan kalian. Kalian adalah generasi Qur’ani yang menjadi kebanggaan madrasah, orang tua, dan bangsa. Teruslah istiqamah dalam menjaga hafalan,” tuturnya penuh semangat.
Dr. H. Muhammad Muslim, S.Ag., M.Sy. , Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Surabaya, turut memberikan sambutan.
“Ini adalah momen yang sangat membanggakan. Saya mengapresiasi para guru dan pembimbing, serta para wisudawan/i yang telah berjuang. Jadilah hafizh dan hafizhah yang tidak hanya pandai membaca, tetapi juga memahami dan mengamalkan Al-Qur’an. Kalian adalah aset berharga bagi agama dan bangsa,” ucapnya haru.
H. Agus Yulianto, S.Pd., M.Pd. , Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Kota Surabaya, juga menyampaikan rasa bangganya. “Saya sangat mengapresiasi kerja keras dan semangat para wisudawan. Kalian telah membuktikan mampu menyeimbangkan prestasi akademik dan keagamaan. Teruslah berkarya dan jadilah teladan,” pesannya disambut tepuk tangan.
Setelah rangkaian sambutan, acara dilanjutkan dengan pembacaan hafalan Al-Qur’an oleh para wisudawan dan wisudawati. Satu per satu dari mereka melantunkan ayat-ayat suci dengan tertib dan penuh penghayatan. Seluruh hadirin terdiam khusyuk, larut dalam indahnya lantunan ayat yang menggema di ruangan. Beberapa orang tua tampak terharu menyaksikan putra-putri mereka melantunkan kalam Ilahi.
Puncak acara adalah prosesi penyerahan syahadah tahfidz yang dipimpin oleh para pemateri. Satu per satu wisudawan dipanggil untuk menerima penghargaan. Tepuk tangan meriah, menggema dari seluruh hadirin. Senyum bahagia terpancar dari wajah para santri, orang tua, serta para guru.

Perwakilan khotimat, Ilma Nafiana Maharani, dalam kesan dan pesannya menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam. ” Berkat doa ibu dan bapak, serta bimbingan para guru, hari ini kami bisa berdiri di sini. Hafalan ini kami persembahkan untuk kalian,” ucapnya Acara ditutup dengan doa bersama. Setelah doa, seluruh hadirin diundang untuk melakukan musafahah (bersalaman) dan memberikan ucapan selamat langsung kepada para wisudawan/i. Suasana kekeluargaan begitu terasa. Senyum, pelukan, dan ucapan selamat memenuhi ruangan hingga acara resmi berakhir.
Haflah Akhiru Sanah dan Wisuda Tahfidz ini menjadi bukti komitmen MAN Kota Surabaya dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki fondasi keagamaan yang kuat melalui program tahfidz Al-Qur’an. Dengan adanya wisuda ini, diharapkan para lulusan terus mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi kebanggaan bagi kedua orang tua, madrasah, serta bangsa dan negara.
Reportase: Andine & Talita
Dokumentasi: Safina Aurelia & Luqman
Penulisan: Ayu Citra
Editor:
